Yuk, Lakukan Checklist sebelum Melamar Kerja agar Anda Semakin Pede


Wawancara kerja adalah salah satu proses yang harus Anda jalani ketika melamar pekerjaan. Dengan semakin mudahnya akses melamar kerja secara online, Anda harus memerhatikan beberapa hal sebelum mengirim lamaran. Ingat, resume yang Anda kirim menjadi “gerbang” pembuka untuk menarik perhatian tim rekruter. Yuk, lakukan beberapa checklist berikut sebelum melamar kerja.


Baca Iklan Lowongan dengan Detail

Checklist sebelum melamar kerja yang pertama, Anda harus membaca iklan lowongan pekerjaan secara menyeluruh. Ketahui, apakah ada arahan khusus tentang bagaimana Anda memberi nama resume dan material lamaran lainnya?
Apakah iklan lowongan kerja menyertakan spesifik tenggat waktu lamaran, atau bolehkan pelamar melakukan follow up? Anda perlu mewaspadai adanya instruksi khusus. Biasanya, manajer perekrut mempersempit kelompok pelamar kerja dengan mengajukan pertanyaan berorientasi detail. Jadi, berikan respon yang elegan dan cermat.

Pastikan Tulisan Tanpa Kesalahan


Poin ini memang tidak diinginkan oleh otak, namun sangat mudah untuk membuat kesalahan karena Anda tidak teliti. Ini juga menjadi checklist sebelum melamar kerja yang perlu diperhatikan. Tidak peduli apakah Anda kandidat internal atau eksternal, keakraban dengan perusahaan bukan menjadi alasan untuk bersantai untuk mengajukan lamaran kerja.
Untuk itu, hindarilah istilah, singkatan atau bahasa gaul apapun. Pastikan Anda menulis sesuai dengan kalimat baku yang benar dan tidak ada kesalahan ejaan. Untuk itu, selalu periksa tiap kata dalam resume atau cover letteragar tidak ada kesalahan yang akan menodai aplikasi Anda.
Miliki Keahlian Spesifik

Ketika Anda hendak mengirimkan cover letter,pastikan membuat yang baru. Dengan begitu, Anda dapat menjual bakat Anda. Begitu juga dengan resume. Cobalah untuk membuat daftar prestasi yang menurut Anda relevan dengan posisi kerja yang sedang Anda lamar agar bisa membuat manajer perekrut terkesan.

Jangan Lupa dengan ‘Kenapa?’


Ini adalah checklist sebelum melamar kerja yang sering diabaikan. Seringkali, ketika pelamar tengah menjabarkan detail perjalanan kariernya, ia lupa bagian penting, yaitu ‘kenapa?’. Kenapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini dan kenapa Anda menjadi kandidat terbaik untuk pekerjaan? Bila Anda tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut, sudah waktunya untuk mempertimbangkan apakah Anda seharusnya mengajukan lamaran kerja atau tidak.

Lakukan Review

Anda punya satu kesempatan untuk melamar kerja dan membuat kesan terbaik. Jadi, sebelum mengajukan lamaran kerja, periksa kembali aplikasi Anda dan pastikan Anda telah mengikuti semua instruksi yang dinyatakan dalam postingan lowongan kerja. Anda tentu tidak ingin mendapati kesalahan setelah mengirimkannya pada manajer perekrut, bukan? Untuk itu, pastikan Anda melakukan reviewsekali lagi.


Bersihkan Sosial Media Anda



Sayangnya, pencarian kerja tidak berakhir setelah Anda mengirimkan lamaran kerja. Bila Anda termasuk orang yang aktif di sosial media, kini waktunya bagi Anda untuk bersikap profesional dengan menghapus semua unggahan yang dianggap tidak profesional. Anda seharusnya menghapus apapun yang dianggap sebagai sesuatu yang tidak pantas untuk di-posting ke sosial media.
Bagi beberapa perusahaan, sosial media mulai menjadi poin penilaian untuk rekrutmen. Manajer perekrut tidak segan-segan menolak pelamar yang mengunggah kata-kata tidak pantas di sosial media, meskipun ia memiliki kriteria tepat untuk posisinya. Agar hal ini tidak terjadi, bersihkan sosial media Anda dari unggahan negatif.


Komentar